Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Pecinta Nalar Institut Agama Islam Negeri Kudus melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Pekalongan yang berkolaborasi dengan Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia pada tanggal 27-29 Januari 2025.
Lokasi pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan yang mengalami musibah tanah longsor yang terjadi pada Senin malam,20 Januari 2025, sekitar pukul 17.45 WIB setelah hujan intensitas tinggi mengguyur sepanjang Minggu malam. Dusun yang terdampak 19 dukuh dari 9 desa. Sebanyak 13 korban luka berat,25 korban meninggal dunia,dan 1 belum ditemukan akibat kejadian ini.
"Kejadian ini terjadi pada Senin malam,setelah hujan mengguyur desa Yosorejo dengan intensitas tinggi,akibat kejadian ini ada 13 korban luka berat,25 jiwa yang meninggal dan 1 belum ditemukan" Ujar Sabar Satgas BPBD kabupaten Pekalongan.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh ILP2MI yang berkolaborasi dengan UKM KPN IAIN Kudus dan UKM Ristek Unikal Pekalongan merupakan salah satu bukti nyata kita hadir untuk membantu masyarakat sekitar yang terdampak karena rasa kemanusiaan. Apalagi bencana yang terjadi termasuk kategori bencana Nasional.
"Kami hadir ke sini karna kemanusiaan, gerakannya juga gerakan kemanusiaan. Bencana yang terjadi adalah kategori bencana nasional. Kami bekerjasama dan sinkronkan program-program kerelawanan ini dengan BNPB RI dan BPBD Kabupaten Pekalongan" Ucap Fachrizal Habib selaku Koordinator Departemen Pengabdian Masyarakat Pengurus Besar Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia.
*Muhammad Fahmil Wafa, Pengurus UKM KPN IAIN Kudus 2022.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar