-->

Petilasan Kaliyetno


 

Makam Sunan Kaliyetno adalah salah satu makam keramat dan menjadi destinasti wisata religi yang berada di kawasan Muria, tepatnya di desa Ternadi Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Kawasan ini merupakan tempat petilasan mbah kaliyetno, yang mana beliau pernah menjadi prajurit sunan Bonang yang saat itu beliau diperintahkan untuk menjaga tongkatnya di sebuah kawasaan yang sekarang kita ketahui sebagai desa Ternadi.

Nama Kaliyetno sendiri diartikan oleh warga sekitar sebagai "kali" yang berarti sungai dan "yetno" yang berarti mayatnya tidak ada (mayite ora ono) yang diberikan oleh masyarakat Ternadi kepada Lokajaya yang sekarang ini lebih dikenal dengan namanya Sunan Kalijaga.


Makam tersebut tidak lepas dari eksistensi para peziarahnya, yang mana peziarah tersebut tidak hanya dari kota Kudus sendiri melainkan dari berbagai daerah sekitarnya, misalnya Pati, Demak, Blora, Jepara, dan lain sebagainya.

Tradisi yang ada di makan Kaliyetno berupa potong tumpeng dan untuk haulnya sendiri diperingati pada tanggal 10 bulan Besar/dzulhijjah. Beberapa motivasi para penziarah selain seperti pada umumnya untuk meningkatkan spiritualitas, banyak juga yang datang didorong oleh hajat yang harus diwujudkan sebagai perantara kepada Tuhan.

Hasil Penelitian:

1. Muhamad Kharis Ulinnuha

2. Imam Nawawi

3. Muhammad Khoirul Rizki

4. Idham Matlakul Ronzi


*Nurul Hikmah, Pengurus UKM KPN IAIN Kudus 2021.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer