Ada pepatah lama yang dulu pernah saya dengar dari seorang seniman, begini bunyinya "Kalau kamu tidak pernah mencicipi buruknya buah jeruk, maka kamu tidak akan bisa menghargai baiknya buah jeruk". Dari pepatah tersebut saya belajar, bahwasanya tanpa pengalaman yang buruk, maka kita akan sulit menghargai hal-hal yang baik dalam hidup.
Mungkin dapat kita mengerti dari sebuah pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari. Seperti ketika kita membuat kopi, takaran akan gula tentunya tidak bisa sekali coba untuk menciptakan rasa kopi yang baik, mestinya melewati beberapa kali percobaan, sehingga dari kegagalan percobaan itu kita belajar menghargai baiknya rasa dari sebuah kopi dengan takaran yang baik.
Begitupun dalam halnya emosi. Jika kamu tidak pernah merasa yang namanya kesedihan, lantas bagaimana kamu benar-benar memahami arti kebahagiaan? Kesedihan bukan hanya sebuah momen yang kita hindari, namun kesedihan juga mengandung sebuah pelajaran yang mengajarkan kita untuk menghargai setiap hal-hal yang mungkin kita anggap biasa.
Roda kehidupan itu nyata, adakalanya kita merasakan baik manisnya sebuah kehidupan dan merasakan pahitnya juga. Dengan rasa yang bermacam tersebut membuat kita belajar dan memahami sebuah arti dari hidup itu sendiri.
*Muhammad Kharis Ulinnuha, Pengurus UKM KPN IAIN Kudus 2022.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar