-->

KPN Beropini, Mengetuk Pintu Gerbang Kebebasan


 

Alangkah mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yg tidak menggugah semangat, dan kehidupan yang seperti mesin yang hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa,"

     Sebuah kutipan yang cukup menyentil perasaan dari Gumira Ajidarma dalam Menjadi Tua di Jakarta. Kuitpan tersebut membangunkan saya dari zona kemageran dan zona nyaman, ternyata hidup bukan seperti mesin yang selalu bekerja, kita juga butuh yang namanya pengalaman dan wawasan sebanyak mungkin untuk menjalani hidup kedepannya yang lebih baik lagi dengan pengalaman yang telah kita kuasai.

Mungkin dari sini kita bisa belajar mengenai esensi dari mahasiswa. Meskipun banyak orang-orang yang menyuarakan bahwa mahasiswa adalah sebuah kebebasan, tapi sebenarnya kebebasan ini bukan seperti apa yang ada di pikiran mereka. Sesungguhnya tugas berat sebagai agent of change telah menunggu kita yang sekarang bergelar siswa yang maha. Ya seperti yang telah saya alami semasa kuliah, mahasiswa bukan tentang manis-manisnya saja.

Kita telah mengetuk sebuah pintu gerbang ‘kebebasan’, kebebasan perkuliahan bukan tentang terjerumus dalam hal negatif, kebebasan dalam perkuliahan itu bebas dalam menentukan apa yang disukai dalam lingkup kampus atau luar kampus dalam proses pengembangan diri. Kuliah bukan hanya tentang IPK yang harus sempurna, tetapi apa sih yang kita bisa jalani semasa kuliah, wawasan dan pengalaman apa aja yang bisa kita ambil dari perkuliahan tersebut yang membuat sejarah indah untuk kedepannya.

Bagi mahasiswa baru (MABA) carilah relasi sebanyak-banyaknya jangan terkurung dengan embel-embel nilai yang sempurna, ikutilah organisasi yang ada di dalam kampus dan luar kampus sehingga tidak ada penyesalan ketika di semester tua yang tidak dapat apa-apa. Sehingga apabila mengikuti semuanya dengan maksimal kalian akan tahu organisasi mana sih yang sesuai dengan kita, apa sih yang bisa kita dapatkan dan yang bisa kita berikan pada sebuah organisasi tersebut. Percayalah gelar mahasiswa kalian tidak akan sempurna tanpa sebuah pengalaman di luar perkuliahan.

Kuliah dan berorganisasi itu bukan sebuah dosa kok, jadi jangan takut. Jika ada yang bilang dirinya intovert mungkin dengan mengikuti organisasi bisa menjadi tempatnya mengembangkan diri, di sana kita akan diajarkan untuk melatih publik speaking, dan kita bisa menjadi insan yang terbang kesegala penjuru dengan pengalaman yang kita dapatkan. Sebenarnya yang tahu diri kita adalah diri kita sendiri, apa sih yang kita butuhkan untuk menjalani kehidupan ini dan apa sih yang tidak harus kita lakukan.

Untuk semua adek-adek baruku, kuliahlah dengan menata niat yang positif, tancapkan niat itu dalam hati, kita tidak tahu apa yang akan kita dapatkan dan apa yang terjadi pada kita dimasa yang akan datang, tidak perlu takut jadi apa kita setelah kuliah, tapi nikmatilah proses-proses yang akan kita jalani. Jika dengan adanya proses roll coster kita ada di titik yang bercahaya, tapi bisa jadi itu yang akan membuatmu tersenyum dan lega lalu berkata di masa depan: “Ini yang saya harapkan.”


*Nurul Hikmkah, Pengurus UKM KPN IAIN Kudus 2021.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer