Kudus, Senin, 27 Juli 2026 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran dan Riset (PR) UIN Sunan Kudus menyelenggarakan babak final FESTIRA 2026 yang mengangkat tema "Echoes of Innovation: Sinergi Kreatif Generasi Muda dalam Menjawab Tantangan Global Berkelanjutan." Kegiatan ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, kreativitas, serta kemampuan berpikir ilmiah dalam memberikan solusi terhadap berbagai isu pembangunan berkelanjutan.
FESTIRA 2026 menghadirkan dua cabang perlombaan, yaitu Essay Competition bagi pelajar SMA/sederajat dan Paper Competition (Karya Tulis Ilmiah/KTI)untuk mahasiswa. Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk menghasilkan gagasan inovatif yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Rangkaian acara final diawali dengan seremoni pembukaan yang dilanjutkan sambutan dari Ketua Panitia, Ketua Umum UKM Penalaran dan Riset, serta Pembina UKM Penalaran dan Riset. Suasana acara semakin meriah dengan penampilan musik dari salah satu anggota UKM PR yang berhasil menghibur seluruh hadirin sebelum kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Pada babak final Paper Competition, sebanyak enam tim dari berbagai perguruan tinggi berhasil lolos dan mempresentasikan karya terbaik mereka dengan tema "Optimalisasi Potensi Generasi Muda dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan." Keenam tim tersebut terdiri atas:
- Tim Duanimeda dari UIN Sunan Kudus dengan karya Lelana Heritage: Model Edukasi Sejarah Lokal Berbasis Experiential Learning bagi Generasi Z Menuju Indonesia Emas 2045.
- Tim iUNS dari Universitas Sebelas Maret dengan karya Optimalisasi Large Language Models (LLM) Terbuka sebagai Mesin Non-Playable Character (NPC) Tutor Matematika Interaktif pada Gim RPG guna Mewujudkan Generasi Numerasi Indonesia Emas 2045.
- Tim Bio Oksidator dari Universitas Jenderal Soedirman dengan karya Biooksidator: Teknologi Biooksidasi Metana Berbasis Biochar Sekam Padi dan Konsorsium Metanotrof untuk Mitigasi Emisi CH₄ TPA dalam Mendukung Pengendalian Perubahan Iklim.
- Tim Ahlul Jannah dari Universitas Diponegoro dengan karya Penerapan Blue-Green Waqf: Model Finansial Sosial Islam Terintegrasi Berbasis Pemuda guna Mengakselerasi Transisi Energi Maritim Menuju Indonesia Emas 2045.
- Tim GAGEGO dari Universitas Diponegoro dengan karya Tapiloop: Koperasi Pemuda Berbasis Social Enterprise sebagai Solusi Pengelolaan Kolektif Limbah Industri Tapioka untuk Mewujudkan Ekonomi Sirkular di Margoyoso, Kabupaten Pati.
- Tim Trio Magic dari Universitas PGRI Semarang dengan karya SULAP (Selokan Unggul, Adaptif, dan Produktif): Model Akuaponik Solar sebagai Strategi Adaptasi Rob serta Ketahanan Pangan dan Energi di Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara.
Sebelum sesi presentasi dimulai, panitia terlebih dahulu menjelaskan ketentuan dan mekanisme perlombaan kepada seluruh finalis. Setiap tim diberikan kesempatan selama 15 menit untuk memaparkan hasil penelitian mereka, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 10 menit bersama dewan juri sesuai dengan urutan presentasi yang telah ditetapkan.
Berbagai inovasi yang diusung para finalis mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu strategis yang berkaitan dengan keberlanjutan. Topik yang dipresentasikan meliputi pajak ekologis komputasi, ekonomi sirkular, pengembangan pelapis ramah lingkungan berbahan cangkang nyamplung, pemanfaatan limbah kayu mebel Jepara sebagai pewarna alami, penguatan ekosistem pendidikan berbasis human-centered intelligence, hingga inovasi pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Kudus.
Seluruh rangkaian presentasi berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Keenam tim berhasil menyampaikan hasil penelitian terbaik mereka sekaligus memberikan wawasan baru bagi seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Besar harapan agar berbagai gagasan inovatif yang dipresentasikan tidak hanya menjadi karya ilmiah semata, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global yang semakin kompleks serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
*Pengurus Ukm PR UIN Sunan Kudus 2026.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar