-->

KPN Beropini, Hidup Jangan Dibuat Pusing


 
Ilustrasi: Azka

Berbicara mengenai kebenaran Covid-19, apakah benar adanya, atau hanya sebuah Konspirasi, atau yang lainnya? Sudahlah. Jika memang itu sebuah konspirasi, memangnya kamu bisa apa? Kamu akan tetap tidak bisa apa-apa, tetap lapar, tetap kemana-mana harus pakai masker, tetap harus cuci tangan, dan jaga jarak. Baiklah, bisa benar bisa juga salah. 

Terlepas dari stigma terkait Covid-19, jangan diambil pusing. Mengutip dari konsep yang di sampaikan oleh Gus Sabrang bahwa kita dalam hidup mempunyai 3 lapisan yaitu Lingkar Pengaruh, Lingkar Peduli, dan Lingkar Perhatian. Yang pertama yaitu Lingkar pengaruh, lapisan yang paling banyak energinya di keluarkan, yang paling di butuhkan dan juga yang paling mempengaruhi dalam kehidupanmu, apa yang ada di depan kita. Yang kedua adalah lingkar peduli, diibaratkan saya memperdulikan, tetapi saya tahu persis bahwa saya tidak bisa merubah terlalu banyak. Kalo naik motor lingkar pengaruhnya adalah yang nyetir maka yang di boncengkan adalah lingkar peduli, yang di boncengkan harus pasrah kepada yang nyetir. Jangan terlalu stress, kamu kan sudah menyerahkan dirimu dari awal untuk dibonceng. Lalu pindah ke Lingkar Perhatian, ketika kamu lihat koran lihat indonesia terkabar seperti apa, korupsi dimana-mana, nah itu adalah lingkar perhatian. Jadikanlah hanya sebagai pengetahuan seperti halnya Teori konspirasi tadi, tak usah dipikirkan terlalu dalam. Wong kamu tahu, kamu saja tidak bisa melakukan apa-apa. Kita fokus saja terhadap lingkar perhatian kita saat ini. 

Apa yang bisa kita lakukan saat ini, lakukanlah dengan maksimal. Kita dalam hidup saja energinya terbatas, tenanganya terbatas, waktunya pun terbatas. Siapa yang bisa memanfaatkannya dengan baik, maka ia yang akan maju paling cepat. 


*Silviana Sari, Pengurus UKM KPN IAIN Kudus 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer